Menyemai Langkah

No Comments
Tulisan yang ada saat ini merupakan artikel sebelumnya yang akan di publish dilain waktu
Perjalananku untuk memulai sebuah petualangan dimulai tangga 28 September 2016. Kedua Orang tua dan adik serta temanku mengantar di Bandara.
Aku bertolak dari kota pelajar (Jogjakarta) menuju Jakarta. Pesawat yang aku tumpangi mengalami delay sekitar setengah jam karena ada tamu VVIP yang menggunakan jalur tersebut.

Sekitar Pukul 2 Aku sampai Jakarta dan bertemu dengan dua rekan lainnya. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju doha selama 8 jam perjalanan lalu dilanjutkan transit  selama dua jam sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Warsaw yang memakan waktu 6 jam. Aku selalu berusaha memberikan kabar kepada keluarga termasuk saat ada diatas pesawat. Setibanya di Warsaw aku melewati Border Gate untuk memeriksa apa tujuan datang ke sini dan Visa yang telah diperoleh. Petugas di Bandara begitu dingin sehingga terkadang kita akan menemukan kesulitan untuk memahami logat bahasa Inggrisnya.

Selesai sekitar pukul 8 kami bertemu dengan kakak-kakak dari PPI yang dengan ramah membantu kami menuju kota tujuan masing-masing. Kami menyempatkan untuk membeli kartu seluler sementara seharga 5 zloty yang diregistrasikan dengan menggunakan Pasport. Pada pukul 9 kami harus segera mencari kereta dalam kota untuk mengejar Polski Bus yang digunakan untuk mengantarku ke kota Wroclaw. Selama 5 jam aku berada di Bus. Sekitar jam 15.30 aku tiba di stasiun terakhir bus ini. Lalu ada bang Andrian yang menjemputku sekitar setengah jam kemudian. Dengan menyeret-nyeret koper yang cukup melelahkan aku menuju dorm awal T-19. Namun dikarenakan pihak manajer dorm tidak memberi info kepada petugas jaga, aku tidak diperkenankan untuk masuk dorm. Terpaksa aku harus bermalam di dorm T15 dengan kondisi lampu kamar yang mati. Sebelumnya sore hari, aku diajak mengelilingi sepotong Wroclaw dengan trem kota. Kesan pertama yang aku lihat adalah kota ini bersih, teratur, tertib, dan juga masyarakat yang tertata.
Bang Raji membantuku untuk menyelesaikan masalah ini dengan mencoba melobi kepada Pani (Penjaga Dorm). Berhubung pagi aku akan pindah, koper tidak mungkin aku bongkar. Hahaha, terpaksa aku sehari tidak mandi mulai dari Indonesia hingga tiba disini. Keesokan harinya tanggal 29 September, aku dibantu bang Raji melakukan registrasi dengan memberikan deposit sebesar 220 zloty. Akhirnya aku memperoleh kamar di dorm T19.
Sore harinya aku berkeliling kota ini dengan menggunakan tiket harian, sehingga kita bebas menggunakannya pada periode tersebut. Aku berkeliling di Wroclaw Technical University dan melihat kampus yang cukup megah jika dibandingkan dengan di negeriku. Nantikah cerita selanjutnya ya :)


Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments

Post a Comment