Buat pembaca yang berkeinginan untuk membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) yang biasanya digunakan untuk mencari kerja atau hal lainnya, berikut langkah-langkah yang harus dipersiapkan:

Persyaratan :

  1. Surat Keterangan / Pengantar Dari Kelurahan
  2. Rekomendasi dari Polsek Setempat (Sesuai Alamat KTP) Biaya yang dibutuhkan 10 Ribu, Dan Diperlukan Foto Berwarna Merah 4 X 6 2 Lembar
  3. Foto Kopi KTP dan Akta 1 Lembar (Kalo Bisa Bawa yang asli)
  4. Pas Foto Berwarna 4 X 6 5 Lembar yang digunakan untuk ke Polres di daerah asal (SKCK hanya bisa didapatkan sesuai dengan alamat KTP)
  5. Rumus Sidik Jari yang Didapat dari Polres setempat
  6. Mengisi Formulir yang telah disediakan
Setelah melangkapi persyaratan diatas, tinggal menuju bagian pelayanan SKCK dan menyerahkan berkas. Adapun biaya yang dikenakan sebesar Rp. 15.000. SKCK berlaku selama 6 bulan sejak diterbitkan. Adapun waktu yang dibutuhkan maksimal 1 hari (tergantung antrian dan kemampuan petugas).
Usahakan untuk datang lebih awal agar memperoleh antrian pertama. Terima Kasih Semoga Bermanfaat.
Adapun untuk lebih jelasnya ditampilkan dalam gambar.
 




Read More
Masih teringat saat aku pertama kali menapakkan kaki dikota ini, saat aku masih SMA, aku merasakan kota ini tak terlalu padat dengan lalu lalang kendaraan. Sepeda motor juga tak sebanyak saat ini, berjalan kaki dikawasan malioboro juga masih nyaman untuk kondisi saat itu.

Dinamika suatu kota memang suatu hal yang tak bisa dihindari. Seiring banyaknya pendatang yang ingin tinggal maupun belajar di kota ini menjadikan kota ini tentunya semakin padat. Pembangunan hotel dan apartemen yang lebih mengutamakan aspek estetis dengan mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat menjadikan kota ini terancam kehilangan nilai-nilai luhur yang ada. Budaya Jawa yang menjadi ruh dan nafas bagi kota ini sudah semakin sulit untuk ditemukan terkristalisasi pada penduduk, khususnya para pendatang yang belum sepenuhnya memahami budaya Jawa yang mengedepankan akan sopan santun dan keselarasan hidup.

Aku tak menginginkan, meski nampaknya sudah mulai kearah sana. Kota yang
kaya akan budaya dan kearifan lokal akan sama saja dengan kota besar di negeri ini.  Kota ini selayaknya tetap menjadi tempat yang dirindukan untuk kembali, kota yang tetap menawarkan kesantunan dan kesederhanaannya. Serta, kota yang tetap mengajarkan arti hidup yang sesungguhnya.


Pada akhirnya akankah eksistensi kota ini tetap mampu mempertahankan identitasnya ataukan akan tergerus dengan budaya luar? 
Read More
Pandangan akan kebahagiaan dewasa ini lebih di pahami sebagai seberapa banyak materi yang diperoleh seseorang. Derajat manusia ditentukan dari nilai materi yang melekat di dirinya. Hal inilah yang menjadikan orang berlomba-lomba untuk mengejar materi. Tidak salah memang, namun demikian jika ditinjau dari sisi kodrat manusia, sudah selayaknya materilah yang akan mengejar manusia itu sendiri.
Pandangan nilai juga pada akhirnya akan semakin kabur, dimana budaya dan keluhuran nilai-nilai yang ada terkikis dengan adanya nilai materi ini. Orang akan lebih menghargai orang yang kaya dibandingkan dengan yang berilmu. Kemudian orang akan berusaha untuk berkuasa yang pada akhirnya juga ingin untuk menjadi kaya. Adapun selanjutnya orang saat ini mengejar ilmu untuk menjadikan ia kaya atau memiliki kelebihan materi. Hal yang terakhir yang lebih celaka lagi bila orang alim atau para pemuka agama berlomba-lomba untuk mengejar materi.
Pandangan kebahagiaan sendiri perlu di definisikan ulang agar sesuai dengan rel yang seharusnya. Kebahagiaan merupakan bagaimana seseorang dapat menerima apa yang telah dimiliki dan merasa apa yang dimiliki sesuai apa yang dibutuhkan. Dalam terminologi jawa lebih dikenal “nerimo ing pandum”.

Konsep diatas yang telah dipahami masyarakat Jawa khususnya sudah selakyaknya menjadi acuan untuk menghadapi tantangan zaman yang dinamis. (Mantren 27-12-15)
Read More
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home