Sudah hampir tiga bulan lamanya aku tidak menulis di laman pribadiku ini. Terakhir kali aku melihat postingan terakhir di bulan Juli. Selama tiga bulan aku libur panjang setelah selesai persiapan bahasa polandia. Selama itu aku disibukkan dengan berbagai hal, mulai dari pindah untuk mencari tempat tinggal, mengurusi ijin tinggal karena visa yang sudah habis, serta berbagai persoalan yang muncul.
Pernah aku mengalami suatu masa dimana aku hampir berputus asa. Aku kembali bertanya tentang apakah yang telah aku jalani ini adalah tepat. Membandingkan diriku dengan yang lain merupakan hal yang sering aku lakukan. Berpikir bahwa yang aku jalani apakah sebanding dengan hasil yang akan aku peroleh dikemudian hari.
Hinga beberapa hari akhir-akhir ini, aku merasa ada dinding yang menjulang tinggi yang harus aku lewati. Besok aku harus sudah mulai kuliah, untuk saat ini aku tinggal di dorm. Lorong dorm masih sepi tak banyak orang. Kehidupan baru sebagai seorang mahasiswa akan aku mulai. Berbagai tugas serta proyek tentulah takkan dapat dihindari. Jam tidur yang akan semakin tak teratur menjadi hal yang harus disiapkan.
Aku selalu mohonkan doa dari kedua orangtuaku agar jalan yang aku tempuh mendapat kemudahan. Hidup yang aku jalani akan mudah jika aku memperoleh restu dari keduanya.
Dalam dingin yang menusuk
Lodz, saat musim panas berakhir
Pernah aku mengalami suatu masa dimana aku hampir berputus asa. Aku kembali bertanya tentang apakah yang telah aku jalani ini adalah tepat. Membandingkan diriku dengan yang lain merupakan hal yang sering aku lakukan. Berpikir bahwa yang aku jalani apakah sebanding dengan hasil yang akan aku peroleh dikemudian hari.
Hinga beberapa hari akhir-akhir ini, aku merasa ada dinding yang menjulang tinggi yang harus aku lewati. Besok aku harus sudah mulai kuliah, untuk saat ini aku tinggal di dorm. Lorong dorm masih sepi tak banyak orang. Kehidupan baru sebagai seorang mahasiswa akan aku mulai. Berbagai tugas serta proyek tentulah takkan dapat dihindari. Jam tidur yang akan semakin tak teratur menjadi hal yang harus disiapkan.
Aku selalu mohonkan doa dari kedua orangtuaku agar jalan yang aku tempuh mendapat kemudahan. Hidup yang aku jalani akan mudah jika aku memperoleh restu dari keduanya.
Dalam dingin yang menusuk
Lodz, saat musim panas berakhir


