Sosok yang selama ini harus juga mencari penghidupan juga harus menanggung beban yang amat berat. Hingga tahap inilah aku berpikir alangkah bodohnya diriku jika aku sering kali melanggar batas yang ditetapkan Tuhan.
Alangkah tak punya rasa sayang pada orang yang selama ini menghabiskan hidupnya untuk mencari kehidupan bagiku.
Begitu juga untukmu wahai sahabat, khususnya kepada wanita. Pikirkanlah adakah engkau pernah melanggar batas yang ditetapkan Tuhan?
Pikirkanlah apakah engkau berjalan ke luar dengan tetap menutupi apa yang seharusnya tak ditampakkan?
Jikalau di luar sana engkau masih berjalan tanpa merasa malu akan hal yang seharusnya menjadikanmu malu, pikirkanlah.
Berapa beban lagi yang harus kau tambah pada ayahmu. Berapa lagi kesalahan yang akan kau lakukan pada Tuhan.
Jikalau memang saat ini engkau belum bisa mengikuti apa yang diperintahkan Tuhan, cobalah merenung sejenak, lalu melakukan perintah Tuhan karena kau sayang pada ayahmu. Bagiku itu lebih baik daripada kau terpaksa karena seruan Tuhan-Mu.
Namun jika dengan kasih sayang ayahmu Padamu kau juga belum mau melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Maka, dimana lagi letak kasih sayangmu pada ayahmu?
0 comments
Post a Comment