Seharian aku habiskan waktuku di kampus. Aku baru saja sampai ke dormitory tempat aku tinggal pukul setengah sembilan malam. Rasa lelah, Lapar tidak bisa ditunda lagi. Ku cari-cari makanan yang tersisa ternyata aku tak menemukan apapun. Rencananya setelah selesai kuliah aku berencana untuk pergi berbelanja. Namun apa mau dikata, waktu sudah terlalu larut. Hari itu aku merasa otakku dipaksa untuk berpikir dan baru kali ini aku sedang belajar. Sebelumnya aku berpikir jika belajar dapat dilakukan di dalam kelas, duduk manis mendengarkan apa yang disampaikan oleh dosen. Namun ternyata hal itu tidaklah demikian, belajar lebih pada proses dimana kita mencoba menghubungkan apa yang telah menjadi pengetahuan awal di kita lalu mengasosiasikannya dengan kondisi yang sedang kita amati.
Seringkali masayarakat pada umumnya memiliki pandangan bahwa dengan memasukkan anaknya kesekolah, menganggap bahwa anaknya sedang belajar menuntut ilmu. Terlepas setelah selesai sekolah, ijazah yang digunakan untuk mencari pekerjaan. Dari tujuan awal dimana dengan bersekolah akan mempermudah mendapatkan materi (pekerjaan) membuat kita akan mengalami kebingungan dalam bertindak atau menjalani setiap proses.
Padahal jika diperhatikan lebih lanjut, belajar sejatinya tidak mengenal ruang dan waktu. Para petani yang dipagi hari bergegas menuju ladangnya, menyiangi rumput di sekitar pematang, sejatinya mereka sedang belajar untuk menunggu tumbuhnya tanaman yang ditanam. Atau nelayan yang saat pergi melaut seringkali melihat tanda alam seperti bentuk rasi bintang, arah angin. Juga menunjukkan bahwa mereka juga sedang ada dalam proses untuk belajar.
Belajar juga tidak boleh berhenti selama kita ada. Berhentinya kita untuk belajar sejatinya kita telah mematikan diri kita sendiri. Hingga seringkali kita mendengar ucapan “ada orang yang telah meninggalkan dunia namun karyanya masih ada hingga kini” atau “ada orang yang masih hidup tapi sejatinya ia telah mati”. Menjadi seorang pembelajar akan fokus pada menikmati setiap proses yang sedang dijalani. Ia akan memandang bahwa dengan belajarnya akan mampu memberi manfaat pada orang lain. Maka dari itu, penting dari awal untuk menentukan apakah kita akan menjadi orang yang mencoba untuk terus belajar tanpa kenal lelah. Dengan begitu kita akan selalu merasa senang dengan segala proses yang sedang kita jalani.
0 comments
Post a Comment