 |
| Depan pałac kultury i nauki |
Setelah harus berpuasa dengan durasi yang cukup lama sekitar 18 jam. Akhirnya tiba waktunya untuk merayakan hari kemenangan. Tidak seperti di Indonesia dimana perayaan begitu ramai dan semarak. Disini hari lebaran tak ubahnya seperti hari biasa. Aku memilih untuk merayakan lebaran di Warsaw. Selain ada undangan dari KBRI untuk seluruh mahasiswa Indonesia, tentunya adanya opor ayam menjadi motivasi tersendiri. Sebelum menyantap opor ayam beserta makanan lainnya, tentunya kita harus sholat dulu. Jarak dari pusat kota menuju masjid bisa ditempuh sekitar 20 menit. Dan inilah ekspresi kami saat mau makan opor ayam.
 |
| Mengejar Opor |
 |
| Seperangkat Opor dkk |
Setelah selesai makan opor ayam, aku akhirnya sempat bertemu dengan adik tingkaku yag berhasil memperoleh medali emas di acara
International Invention and Innovation. Akupun mengantar mereka ke stasiun bus untuk melanjutkan perjalanan mengelelingi beberapa kota di Eropa Timur, sebelum kembali lagi ke Indonesia. Dan yang tak lupa adalah ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk rekan-rekan PPI Polandia atas kesediaannya membantu menjemput dan mengarahkan setiap mahasiswa yang akan datang ke negeri putih merah ini. Salam Perhimpunan!!!
 |
| Bersama Mahasiswa UII |
0 comments
Post a Comment