Di malam ini di mana kebanyakan makhluk masih menikmati indahnya dalam
bermimpi, aku terbangun terbayang sesosok wajah yang tak asing bagiku.
Secepatnya aku bergegas dari pembaringan untuk cepat-cepat mengambil air wudu,
aku pun mendirikan salat malam untuk bercanda dengan Allah SWT, tak lupa
selesai sholat kupanjatkan doa memohon ampunan bagi kedua orang tuaku, para
guruku, teman-temanku dan bagi diriku sendiri.
Aku juga memohon pada Allah agar aku selalu dijaga untuk terus berada di
jalan-Nya. Aku juga memohon agar wanita yang ada dalam bayanganku senantiasa
mendekat pada jalan Tuhan. Proses pemantasan diri juga terus aku lakukan, ku
berharap juga ia melakukan hal yang sama.
Aku juga memohon agar hatinya terbuka menerima kebaikan dari yang Maha
Baik. Mungkin belumlah aku mengenalnya lebih dekat sedekat embun yang menetes
di dedaunan, aku juga tahu bahwa harus ada jarak yang harus dijaga.
Ku teringat saat pertama kali ia menyapaku, cara ia bertutur padaku
semuanya terekam dalam memori ingatanku. Aku memohon pada yang Maha Cinta agar
berkenan mempertemukan kita berdua untuk mengukir sebuah cerita yang indah.
Jagalah ia dari
segala kejahatan dan juga jagalah ia untuk terus menjaga kesucian cinta yang ia
miliki. Amin...
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah
aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh
aku dalam jurang cinta semu. (Al-Ghazali)

0 comments
Post a Comment